



<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tips &#8211; Omega Motor Bandung |  Dealer Jual Beli Mobil Bekas Bandung</title>
	<atom:link href="https://www.omegamobil.com/berita_category/tips/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.omegamobil.com</link>
	<description>Mobil Bekas - Dealer Jual Beli Mobil Bekas Bandung</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Jun 2026 03:57:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>TAM Recall Toyota Avanza, Veloz, Sienta, dan Yaris Cross, Terkait Skandal Daihatsu Jepang?</title>
		<link>https://www.omegamobil.com/berita/tam-recall-toyota-avanza-veloz-sienta-dan-yaris-cross-terkait-skandal-daihatsu-jepang/</link>
		<comments>https://www.omegamobil.com/berita/tam-recall-toyota-avanza-veloz-sienta-dan-yaris-cross-terkait-skandal-daihatsu-jepang/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Feb 2024 09:24:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sifa omegamobil]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://www.omegamobil.com/?post_type=berita&#038;p=120169</guid>
		<description><![CDATA[<p><img width="338" height="225" src="https://www.omegamobil.com/asset/uploads/2024/02/BB1icrOx-338x225.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="Omega Mobil TAM Recall Toyota Avanza, Veloz, Sienta, dan Yaris Cross, Terkait Skandal Daihatsu Jepang? " srcset="https://www.omegamobil.com/asset/uploads/2024/02/BB1icrOx-338x225.jpeg 338w, https://www.omegamobil.com/asset/uploads/2024/02/BB1icrOx-65x43.jpeg 65w, https://www.omegamobil.com/asset/uploads/2024/02/BB1icrOx-183x122.jpeg 183w" sizes="(max-width: 338px) 100vw, 338px" /></p><p data-t="{&quot;n&quot;:&quot;blueLinks&quot;}">REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA- PT Toyota-Astra Motor (TAM) melakukan <em>recall</em> atau penarikan kembali Toyota Avanza tahun produksi November 2022 dan Toyota Veloz tahun produksi November 2022. TAM juga me-recall Toyota Sienta tahun produksi Juni 2016 – April 2020.</p>
<p data-t="{&quot;n&quot;:&quot;blueLinks&quot;}">TAM pada yang saat yang melakukan <em>recall</em> Toyota Vios tahun produksi Juni 2022 – Agustus 2023, dan Toyota Yaris Cross tahun produksi Mei – September 2023.</p>
<p class="continue-read-break" data-t="{&quot;n&quot;:&quot;blueLinks&quot;}">Vice President Director PT TAM, Henry Tanoto  mengatakan PT TAM memohon maaf kepada pelanggan atas kondisi tidak nyaman untuk berkunjung ke bengkel resmi Toyota dengan adanya recall ini.  “Program recall ini merupakan wujud komitmen Toyota untuk mengutamakan keamanan dan kenyamanan pelanggan,” kata Henry dalam keterangannya, Selasa (13/2/2024).</p>
<p data-t="{&quot;n&quot;:&quot;blueLinks&quot;}">Dan dengan segala kerendahan hati, kata Henry, TAM menghimbau pelanggan agar segera mengecek apakah mobilnya masuk ke dalam daftar unit yang mendapatkan recall, agar segera dapat melakukan proses perbaikan pada komponen tersebut di bengkel resmi Toyota tanpa ada biaya apapun.</p>
<p data-t="{&quot;n&quot;:&quot;blueLinks&quot;}">Pemilik Toyota Sienta tahun produksi Juni 2016 – April 2020 diminta untuk melakukan pengecekan dan perbaikan Front Garnish Pillar Clip yang berada di pilar depan (pilar A). “Toyota melihat adanya potensi kebocoran air pada pilar depan karena performa sealer yang kurang maksimal sehingga berisiko mengganggu kinerja sistem kelistrikan tertentu, seperti pada sliding door electric jika tidak segera ditingkatkan kekuatan sealer-nya,” kata Henry.</p>
<p data-t="{&quot;n&quot;:&quot;blueLinks&quot;}"></p>
<p data-t="{&quot;n&quot;:&quot;blueLinks&quot;}">Sedangkan Toyota Avanza tahun produksi November 2022 dan Toyota Veloz tahun produksi November 2022 untuk melakukan perbaikan Front Door Side Impact Beam yang kurang sempurna pemasangannya. “Toyota melihat bahwa perangkat safety tersebut berisiko tidak berfungsi sebagaimana mestinya sehingga kurang memberikan perlindungan yang optimal saat terkena benturan dari samping jika tidak segera diperbaiki strukturnya,” ujar Henry.</p>
<p data-t="{&quot;n&quot;:&quot;blueLinks&quot;}">Pada kesempatan yang sama, PT TAM mengajak pemilik Toyota Avanza tahun produksi November 2022 dan Toyota Veloz tahun produksi November 2022 untuk melakukan perbaikan Front Door Side Impact Beam yang kurang sempurna pemasangannya. Toyota melihat bahwa perangkat safety tersebut berisiko tidak berfungsi sebagaimana mestinya sehingga kurang memberikan perlindungan yang optimal saat terkena benturan dari samping jika tidak segera diperbaiki strukturnya.</p>

<div class="intra-article-module" data-t="{&quot;n&quot;:&quot;intraArticle&quot;,&quot;t&quot;:13}"></div>
<p data-t="{&quot;n&quot;:&quot;blueLinks&quot;}">Toyota menilai ada kemungkinan masalah pada Front Shock Absorber Nut yang ditemui pada Toyota Veloz tahun produksi Oktober 2021 – Agustus 2023, Toyota Avanza tahun produksi November 2021 – September 2023, Toyota Vios tahun produksi Juni 2022 – Agustus 2023, dan Toyota Yaris Cross tahun produksi Mei – September 2023. Instruksi pengencangan yang tidak tepat dapat membuat mur menjadi kendur sehingga menimbulkan suara tidak normal bahkan terlepas yang mengakibatkan kestabilan kendaraan hilang ketika melaju di jalan.</p>
<p data-t="{&quot;n&quot;:&quot;blueLinks&quot;}">Henry mengatakan sejalan semangat continuous improvement, kegiatan recall atau penarikan kembali produk yang sudah ada di tangan konsumen untuk dilakukan perbaikan, merupakan hal yang umum dan menunjukkan komitmen Toyota dalam menjamin kualitas produk yang dipasarkan serta menjaga keamanan dan keselamatan pelanggan.</p>
<p data-t="{&quot;n&quot;:&quot;blueLinks&quot;}">“Kegiatan ini juga merupakan bukti keterbukaan informasi Toyota atas kondisi aktual kendaraan dan selanjutnya menghadirkan solusi penyelesaian yang tuntas untuk memberikan peace of mind kepada pelanggan,” ucapnya.</p>

<div class="intra-article-module" data-t="{&quot;n&quot;:&quot;intraArticle&quot;,&quot;t&quot;:13}"></div>
<p data-t="{&quot;n&quot;:&quot;blueLinks&quot;}">Menurut Henry recall mungkin terdengar negatif bagi sebagian orang, namun Toyota melihatnya sebagai bentuk kaizen (continuous improvement) atas kondisi kendaraan dan tanggung jawab atas produk yang dimiliki customer.</p>
<p data-t="{&quot;n&quot;:&quot;blueLinks&quot;}">“Meskipun sudah beberapa tahun di tangan pelanggan, ketika ditemukan adanya ketidaksesuaian dari produk yang telah dipasarkan ke masyarakat, terutama yang berkaitan pada safety, Toyota akan segera melakukan perbaikan yang dibutuhkan,” ucapnya.</p>
<p data-t="{&quot;n&quot;:&quot;blueLinks&quot;}">Aktivitas ini, kata Henry, merupakan bagian dari proses rutin quality monitoring yang Toyota lakukan, dan menemukan adanya ketidaksesuaian yang harus segera ditangani. “Kegiatan recall ini juga memberikan masukan berharga dalam menghadirkan ever-better cars di masa depan,” ucapnya Henry.</p>
<p data-t="{&quot;n&quot;:&quot;blueLinks&quot;}">Saat ditanya apakah recall Toyota di Indonesia terkait dengan skandal Daihatsu di Jepang, Henry mengatakan, sama sekali tidak terkait. “Ini tidak ada kaitannya dengan masalah Daihatsu atau Toyota di Jepang,” ucapnya.</p>]]></description>
		<wfw:commentRss>https://www.omegamobil.com/berita/tam-recall-toyota-avanza-veloz-sienta-dan-yaris-cross-terkait-skandal-daihatsu-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Program Bebas Pokok dan denda BBNKB kendaraan &#8211; TRIPLE UNTUNG BAPENDA</title>
		<link>https://www.omegamobil.com/berita/87515/</link>
		<comments>https://www.omegamobil.com/berita/87515/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2020 08:13:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sifa omegamobil]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.omegamobil.com/?post_type=berita&#038;p=87515</guid>
		<description><![CDATA[<p><img width="338" height="225" src="https://www.omegamobil.com/asset/uploads/2020/03/1-338x225.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="Omega Mobil Program Bebas Pokok dan denda BBNKB kendaraan - TRIPLE UNTUNG BAPENDA " srcset="https://www.omegamobil.com/asset/uploads/2020/03/1-338x225.jpg 338w, https://www.omegamobil.com/asset/uploads/2020/03/1-65x43.jpg 65w, https://www.omegamobil.com/asset/uploads/2020/03/1-183x122.jpg 183w" sizes="(max-width: 338px) 100vw, 338px" /></p><a href="http://www.omegamobil.com/asset/uploads/2020/03/1.jpg" rel="attachment wp-att-87516"><img class="alignnone wp-image-87516 size-full" src="http://www.omegamobil.com/asset/uploads/2020/03/1.jpg" alt="" width="460" height="auto" /></a>

<a href="http://www.omegamobil.com/asset/uploads/2020/03/2.jpg" rel="attachment wp-att-87517"><img class="alignnone wp-image-87517 size-full" src="http://www.omegamobil.com/asset/uploads/2020/03/2.jpg" alt="" width="460" height="auto" /></a>

<a href="http://www.omegamobil.com/asset/uploads/2020/03/3.jpg" rel="attachment wp-att-87518"><img class="alignnone wp-image-87518 size-full" src="http://www.omegamobil.com/asset/uploads/2020/03/3.jpg" alt="" width="460" height="auto" /></a>

<a href="http://www.omegamobil.com/asset/uploads/2020/03/4.jpg" rel="attachment wp-att-87519"><img class="alignnone wp-image-87519 size-full" src="http://www.omegamobil.com/asset/uploads/2020/03/4.jpg" alt="" width="460" height="auto" /></a>]]></description>
		<wfw:commentRss>https://www.omegamobil.com/berita/87515/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenapa Lampu Sein Warnanya Kuning Tua?</title>
		<link>https://www.omegamobil.com/berita/kenapa-lampu-sein-warnanya-kuning-tua/</link>
		<comments>https://www.omegamobil.com/berita/kenapa-lampu-sein-warnanya-kuning-tua/#respond</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Oct 2019 03:50:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sifa omegamobil]]></dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.omegamobil.com/?post_type=berita&#038;p=81447</guid>
		<description><![CDATA[<p><img width="338" height="225" src="https://www.omegamobil.com/asset/uploads/2019/10/Turn_signals_working-338x225.gif" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="Omega Mobil Kenapa Lampu Sein Warnanya Kuning Tua? " srcset="https://www.omegamobil.com/asset/uploads/2019/10/Turn_signals_working-338x225.gif 338w, https://www.omegamobil.com/asset/uploads/2019/10/Turn_signals_working-65x43.gif 65w, https://www.omegamobil.com/asset/uploads/2019/10/Turn_signals_working-183x122.gif 183w" sizes="(max-width: 338px) 100vw, 338px" /></p><b><a href="http://www.omegamobil.com/jual-mobil-bekas/berita/kenapa-lampu-sein-warnanya-kuning-tua/attachment/turn_signals_working" rel="attachment wp-att-81448"><img class="alignnone size-full wp-image-81448" src="http://www.omegamobil.com/asset/uploads/2019/10/Turn_signals_working.gif" alt="" width="450" height="600" /></a></b>

<b>Jakarta</b> - Setiap kendaraan bermotor wajib dilengkapi dengan perlengkapan yang sesuai aturan. Beberapa di antaranya adalah ketersediaan lampu-lampu, mulai dari lampu utama, lampu rem hingga lampu sein.

Setiap lampu kendaraan itu sudah diatur warnanya masing-masing. Dari pabrikan, kendaraan sudah dilengkapi lampu-lampu dengan warna yang standar. Misalnya lampu sein yang diberi warna kuning tua dan berkedip-kedip.

Kenapa lampu sein berwarana kuning tua bahkan cenderung oranye bukan warna lain yang lebih keren?

Dikutip Zing, penggunaan lampu sein berwarna kuning tua ada sejarahnya. Pada 1938, paten untuk lampu sein resmi diterapkan. Pada awalnya, lampu sein memiliki warna putih di depan dan merah di belakang.

Namun, pada 1963, mobil-mobil di Amerika Serikat terpaksa menggunakan warna oranye sebagai sinyal belok. Lambat laun, negara-negara lain di seluruh dunia menerapkan hal yang sama.

Hal itu karena sifat warna kuning tua. Disebutkan, penggunaan warna oranye pada lampu sein didasarkan pada studi para ahli Amerika. Para ahli berpendapat bahwa panjang gelombang warna kuning (592 nm) lebih sensitif terhadap otak manusia dibanding warna lain. Jadi kalau ada kendaraan yang menyala lampu seinnya yang berwarna kuning, pengendara lain cenderung mudah menangkapnya.

Penggunaan warna kuning pada lampu sein juga sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 55 tahun 2012 tentang Kendaraan. Pada pasal 23 huruf c dissebutkan, lampu penunjuk arah berwarna kuning tua dengan sinar kelap-kelip. Jadi kalau ada yang memodifikasi lampu sein pakai warna lain, tentunya melanggar peraturan, bahkan bisa membahayakan pengendara lain karena warnanya kurang sensitif untuk dilihat.]]></description>
		<wfw:commentRss>https://www.omegamobil.com/berita/kenapa-lampu-sein-warnanya-kuning-tua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ceklah Kondisi Kaki-kaki Mobilmu Sebelum Mudik (pulang kampung)</title>
		<link>https://www.omegamobil.com/berita/ceklah-kondisi-kaki-kaki-mobilmu-sebelum-mudik-pulang-kampung/</link>
		<comments>https://www.omegamobil.com/berita/ceklah-kondisi-kaki-kaki-mobilmu-sebelum-mudik-pulang-kampung/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 28 May 2018 08:32:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sifa omegamobil]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.omegamobil.com/?post_type=berita&#038;p=67966</guid>
		<description><![CDATA[<p><img width="338" height="225" src="https://www.omegamobil.com/asset/uploads/2018/05/1414439Ban-yang-sedang-di-spooring780x390-338x225.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="Omega Mobil Ceklah Kondisi Kaki-kaki Mobilmu Sebelum Mudik (pulang kampung) " srcset="https://www.omegamobil.com/asset/uploads/2018/05/1414439Ban-yang-sedang-di-spooring780x390-338x225.jpg 338w, https://www.omegamobil.com/asset/uploads/2018/05/1414439Ban-yang-sedang-di-spooring780x390-65x43.jpg 65w, https://www.omegamobil.com/asset/uploads/2018/05/1414439Ban-yang-sedang-di-spooring780x390-183x122.jpg 183w" sizes="(max-width: 338px) 100vw, 338px" /></p><div>

<img class="alignnone wp-image-67967" src="http://www.omegamobil.com/asset/uploads/2018/05/1414439Ban-yang-sedang-di-spooring780x390.jpg" alt="" width="464" height="232" />

Melakukan perjalanan mudik menggunakan kendaraan roda empat, membutuhkan kondisi mobil yang prima. Tidak hanya soal mesin, tapi sektor lain seperti kaki-kaki juga butuh dapat perhatian. Kaki mobil berperan penting di sektor keamanan dan kenyamanan saat perjalanan. Untuk itu perlu dilakukan pengecekan sektor tersebut untuk mengetahui adanya kekurangan, dengan teknik spooring dan balancing. Saat ini sudah banyak bengkel-bengkel yang menyediakan pengecekan bagian kaki, termasuk spooring dan balancing. Keduanya punya fungsi yang berbeda, namun tujuannya sama, yakni membuat kondisi keempat ban menjadi stabil atau normal. Bicara mengenai spooring, yaitu proses meluruskan kembali kedudukan empat roda mobil ke posisi semula. Pada umumnya, dimulai dua ban bagian depan yang akan diluruskan, kemudian diatur ulang hingga ke belakang. Sementara balancing yaitu kembali menyeimbangkan semua ban agar putarannya menjadi sama. Biasanya, untuk melakukan keduanya, ada patokan tersendiri. Banyak cara untuk mengetahui kapan ban perlu di spooring. Salah satunya dengan teknologi Hunter Quick Check, yang bisa melakukan pengecekan kaki-kaki kendaraan hanya dalam waktu semenit. Hunter menggunakan teknologi double dual camera resolusi tinggi (20 mega pixel) dan teknologi Quick Grip Wheel Adaptor. Ini memungkinkan deteksi sudut kaki-kaki kendaraan agar tetap lurus dan seimbang. Teknik lain untuk mengetahui kondisi kaki-kaki adalah dengan cara melepas lingkar kemudi pada kondisi jalan lurus dengan kecepatan sedang. Bila mobil bergerak sendiri ke kiri atau ke kanan, bisa dipastikan ada masalah pada sektor kaki. Segera bawa ke bengkel ke spesialis, untuk diperiksa lebih lanjut. Kondisi kaki mobil yang sehat, akan berpengaruh pada usia pemakaian ban.

</div>
<div></div>
<div>sumber berita (otomotif.kompas.com)</div>
<div></div>
<div></div>]]></description>
		<wfw:commentRss>https://www.omegamobil.com/berita/ceklah-kondisi-kaki-kaki-mobilmu-sebelum-mudik-pulang-kampung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>tips untuk anak muda cara mengontrol agar tidak emosi ketika berkendara</title>
		<link>https://www.omegamobil.com/berita/tips-untuk-anak-muda-cara-mengontrol-agar-tidak-emosi-ketika-berkendara/</link>
		<comments>https://www.omegamobil.com/berita/tips-untuk-anak-muda-cara-mengontrol-agar-tidak-emosi-ketika-berkendara/#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Jul 2017 09:32:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sifa omegamobil]]></dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.omegamobil.com/?post_type=berita&#038;p=59081</guid>
		<description><![CDATA[Musim libur panjang untuk anak sekolah, mungkin saja dipakai pengendara muda untuk mengasah kemampuan berkendara. Pereli nasional Rifat Sungkar memberikan[.....]]]></description>
		<wfw:commentRss>https://www.omegamobil.com/berita/tips-untuk-anak-muda-cara-mengontrol-agar-tidak-emosi-ketika-berkendara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>belajar mobil untuk pemula , yang metik atau manual ?</title>
		<link>https://www.omegamobil.com/berita/transmisi-mana-yang-ideal-untuk-belajar-mobil-matik-apa-manual/</link>
		<comments>https://www.omegamobil.com/berita/transmisi-mana-yang-ideal-untuk-belajar-mobil-matik-apa-manual/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Jul 2017 03:35:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sifa omegamobil]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.omegamobil.com/?post_type=berita&#038;p=58350</guid>
		<description><![CDATA[<p><img width="338" height="225" src="https://www.omegamobil.com/asset/uploads/2017/07/ab48f7d1-1834-46bb-b802-c8bb927290fa_169-338x225.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="Omega Mobil belajar mobil untuk pemula , yang metik atau manual ? " srcset="https://www.omegamobil.com/asset/uploads/2017/07/ab48f7d1-1834-46bb-b802-c8bb927290fa_169-338x225.jpg 338w, https://www.omegamobil.com/asset/uploads/2017/07/ab48f7d1-1834-46bb-b802-c8bb927290fa_169-65x43.jpg 65w" sizes="(max-width: 338px) 100vw, 338px" /></p><img class="alignnone wp-image-58351" src="http://www.omegamobil.com/asset/uploads/2017/07/ab48f7d1-1834-46bb-b802-c8bb927290fa_169.jpg" alt="ab48f7d1-1834-46bb-b802-c8bb927290fa_169" width="462" height="260" />

Setelah informasi soal SIM (Surat Izin Mengemudi) yang baru dimulai pada usia 16 – 17 tahun, pereli Rifat Sungkar membagikan informasi seputar transmisi yang ideal digunakan dalam belajar mengemudi.

Saat ini diketahui bahwa para pelajar atau anak-anak muda yang tengah beranjak dewasa, sudah banyak yang menggunakan kendaraan roda empat sebagai sarana berkendara utama yang terasa praktis dan aman.

Rifat sendiri mengakui untuk belajar mengendarai mobil, ada alasan untuk pemilihan transmisi yang ideal digunakan. Rifat menyatakan bahwa dari sisi pengoperasian, transmisi otomatis (AT) cenderung lebih cocok digunakan sebagai alat belajar bagi pengemudi pemula.

"Secara gerak tubuh, mengemudi AT lebih sederhana dengan meniadakan gerakan yang dilakukan dengan menggunakan kaki kiri (menginjak clutch pedal atau kopling). Sementara dalam mengemudi Manual transmisi (MT), para pengemudi bekerja ekstra karena harus bisa merasakan situasi dan kondisi mobil dengan lebih saksama dengan adanya fungsi kopling. Intinya, dalam mengendarai mobil bertransmisi manual, pengemudi dituntut mengetahui waktu yang tepat terhadap perpindahan gigi dan RPM yang sedang berlangsung," ujarnya.
<table class="pic_artikel_sisip_table" align="center">
<tbody>
<tr>
<td>
<div class="pic_artikel_sisip" align="center">
<div class="pic"><img class="" src="https://images.detik.com/community/media/visual/2016/11/01/eea2d1dd-e8dc-4505-999c-9b6a64b23bdd_169.jpg?w=620" alt="Transmisi otomatis" width="476" height="269" /></div>
</div></td>
</tr>
</tbody>
</table>
Ditinjau dari performa kendaraan, Rifat juga menilai AT lebih baik, karena tingkat akselerasi serta efisiensi bahan bakarnya sudah mulai mendekati tingkatan bahan bakar mobil dengan transmisi manual karena sistem kerjanya sangat mengoptimalkan antara perputaran mesin dengan perputaran gigi yang sedang dioperasikan.
<table class="pic_artikel_sisip_table" style="height: 241px;" width="420" align="center">
<tbody>
<tr>
<td>
<div class="pic_artikel_sisip" align="center">
<div class="pic"><img class="" src="https://images.detik.com/community/media/visual/2016/10/13/73322007-5d57-47f5-839d-57aa0111dd0d_169.jpg?w=620" alt="Transmisi otomatis" width="406" height="229" /></div>
</div></td>
</tr>
</tbody>
</table>
"Maka dari itu, dalam proses awal belajar, tentu saja kita harus memulainya dari yang paling mudah. Jika yang mudah sudah kita pahami dengan benar,
baru kita berhak untuk meneruskan ke jenjang berikutnya. Hal ini sama seperti belajar di sekolah," ujarnya.

Perlu diketahui, transmisi AT sendiri dibagi menjadi tiga kategori, yaitu AT konvensional yang terdiri dari 4, 5, atau 6 kecepatan, AT tiptronic yang bisa dioperasikan dengan tuas yang terdapat pada setir mobil sehingga para pengendara bisa memiliki kontrol pada saat shifting gears (perpindahan gigi), serta AT continuously variable transmission (CVT) yang sistem kerjanya serupa dengan scooter.
<table class="pic_artikel_sisip_table" align="center">
<tbody>
<tr>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
Meski AT adalah transmisi yang ideal untuk belajar mobil, Rifat tak memungkiri jika dari sisi keamanan, Manual transmisi (MT) sebenarnya jauh lebih aman.

Namun jika berbicara dari sisi keamanan, sebenarnya Manual transmisi (MT) lebih baik karena pengemudi memiliki kontrol lebih terhadap manuver-manuver kendaraan jika dibandingkan dengan transmisi AT. Tapi dalam konteks belajar, Rifat menekankan jika AT lebih mudah dipahami sebelum pengemudi mencoba untuk naik tingkat pada pengoperasian Manual transmisi (MT).

"Selain itu juga, kondisi lalu lintas serta kemacetan di Indonesia juga sudah tidak kondusif lagi, sehingga pemilihan transimis AT terasa lebih tepat," ujarnya.

&nbsp;

sumber (oto.detik.com)]]></description>
		<wfw:commentRss>https://www.omegamobil.com/berita/transmisi-mana-yang-ideal-untuk-belajar-mobil-matik-apa-manual/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>lebih baik berhenti sejenak ketika mengantuk dalam mengendarai kendaraan</title>
		<link>https://www.omegamobil.com/berita/ngantuk-tak-ada-obatnya-selain-berhenti-sejenak/</link>
		<comments>https://www.omegamobil.com/berita/ngantuk-tak-ada-obatnya-selain-berhenti-sejenak/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Jul 2017 03:32:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[sifa omegamobil]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.omegamobil.com/?post_type=berita&#038;p=58348</guid>
		<description><![CDATA[<p><img width="338" height="225" src="https://www.omegamobil.com/asset/uploads/2017/07/8850a060-7ade-4ab2-b1d8-629cfa3220e4_169-338x225.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="Omega Mobil lebih baik berhenti sejenak ketika mengantuk dalam mengendarai kendaraan " srcset="https://www.omegamobil.com/asset/uploads/2017/07/8850a060-7ade-4ab2-b1d8-629cfa3220e4_169-338x225.jpg 338w, https://www.omegamobil.com/asset/uploads/2017/07/8850a060-7ade-4ab2-b1d8-629cfa3220e4_169-65x43.jpg 65w" sizes="(max-width: 338px) 100vw, 338px" /></p><img class="alignnone wp-image-58349" src="http://www.omegamobil.com/asset/uploads/2017/07/8850a060-7ade-4ab2-b1d8-629cfa3220e4_169.jpg" alt="8850a060-7ade-4ab2-b1d8-629cfa3220e4_169" width="432" height="243" />

Mengantuk saat berkendara berisiko membuat kecelakaan. Adakah tips untuk mengurangi kantuk saat berkendara seperti saat arus balik seperti ini?

Atlet Rally Nasional, Rifat Sungkar mengatakan, tidak ada tips lain untuk mengurangi kantuk selain berhenti dan istirahat sejenak.

"Harus berhenti, paling minum air putih aja yang banyak, itupun hanya untuk wake up sebentar banget," ujarnya kepada detikOto.
"Kalau di jalan ngantuknya masih setengah-setengah, lo bisa buka kaca oxygen levelnya lo naikin, tapi itu tidak membantu lama juga," ucapnya.

Jadi menurutnya, jangan sekali-kali berani ambil risiko melanjutkan perjalanan ketika mengantuk. Karena akan sangat berisiko nantinya bila si pengendara memaksakan untuk terus jalan.

"Sekarang kalau kita perbandingkan antara kita harus kehilangan setengah jam, (untuk istirahat), sama resiko yang kita dapat nantinya kalau kita ngantuk, lo mau pilih yang mana ya kan. Jadi istirahat," tutup Rifat.

&nbsp;

sumber (oto.detik.com)]]></description>
		<wfw:commentRss>https://www.omegamobil.com/berita/ngantuk-tak-ada-obatnya-selain-berhenti-sejenak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
